Metode Dan Pengalaman Debugging Sistem Kontrol Plc

Jan 14, 2025 Skildu eftir skilaboð

PEKERJAAN TILBOÐ ADALAH UNUK MEMERIKSA APAKAH SISTEM KONTROL PLC DAPAT MEMENUHI PERSYARATAN KONTROL DARI PEKERJAAN UTAMA, MERUPAKAN EVALUASI OBYEKTIF DAN KomPREHENSIF DARI KINERERJA SISTEM. SISTEM Harus Mulai Digunakan Sebelum Seluruh Fungsi SISTEM DEBUGGING YANG KETAT, Sampai Memenuhi Persyaratan Dan Ditandatangani Oleh Perwakilan Pengguna Yang Relevan, Pengawasan Dan Desain Dan Konfirmasi Lainnya Sebelum Pengiriman. Persónulegt kembiforrit seharusnya telah menerima pelatihan khusus dalam sistem, komposic sistem kontrol, perangkat keras dan perangkat lunak lebih ekrab dengan penggunaan dan pengoperasian.


Persónulegt kembiforrit Dalam Masalah kembiforrit Yang Ditemukan, Harus Menghubungi desainer Tepat Waktu, Dalam Desainer setuju Untuk Memodifikasi, Memodifikasi Kebutuhan Untuk Membuat Catatan Rinca Tentang Perangkat Lunak Yang DimoDiFikasi Untuk DicaDang Tentang Perangkat Lunak Yang DimoFiKiSi Untuk DicaDang Tentang Perang Lunak LunoDiFiKiSi Untuk DicaDang Tentang Perang Lunak DiMBUSI UNTUK DICADANG TENGANGA. Dan Debugging Bagian Dokumen Yang Dimodifikasi Untuk Melakukan Pekerjaan Pengorganisasian Dan Pengarsipan Yang Baik. Konten Debugging Terutama Mencakup Fungsi Inntak Dan Output, Fungsi Logika Kontrol, Fungsi Komunikasi, Pengujian Kinerja Prosesor.


1.


(1) Kembiforrit inntaks hliðstætt (AI). Untuk memeriKsa dengan cermat alokasi alamat modul i {{0}}; PerisaSsa Catu Daya lykkja (Catu Daya Internal Atau Eksternal) Konsisten Dengan Instrumentasi Lapangan; Dengan rafall sinyal di sisi lapangan setiap saluran untuk bergabung dengan sinyal, biasanya mengambil 0, 50% atau 100% dari tiga titik untuk diperiksa. Vekjaraklukka, Nilai Yang Saling Mengunci Dari Sirkuit Ai, Tetapi Juga Dalam Nilai Yang Saling Mengunci viðvörun (Seperti Titik Dan Akurasi Tinggi, Rendah Dan Saling Mengunci) Untuk Memerikas Terka Untuk Mengkonfirmasi Kebenaran viðvörun, Status Yang Saling Terka.


(2) Kembiforrit framleiðsla Analog (AO). Menurut Persyaratan Kontrol Loop, Output Manual (Yaitu, Diatur Langsung Dalam Sistem Kontrol) Pendektunan Untuk MemerisaSa Aktuator (Seperti Pembukaan Katup, dll.), Biasanya Juga Mengambil {{0} Untuk Diperiksa; Pada Saat Yang Sama, Melalui Kontrol Loop Tertutup, Untuk Memerikas Apakah framleiðsla Memenuhi Persyaratan Yang Relevan. Untuk Sirkuit ao Dengan viðvörun dan nilai yang saling terkait, vekjaraklukka dan nilai yang saling terkait (misalnya vekjaraklukka tinggi, vekjaraklukka rendah, titik yang saling terkait, dan akurasi) juga diperiksa untuk mengonfirmasi kebenaran vekjaraklukka yang saling terka.

 

(3) Kembiforrit Sirkuit Input Pengalihan (DI).Pada Terminal Bidang Yang Sesuai, Hubung Singkat Atau Putuskan, Periksa Modul Input Pengalihan Yang Sesuai Dengan Alamat Saluran Dari Perubahan Dioda Pemancar Cahaya, Sambil Memerisa Perubahan Sala Sala Hidup Dan Mati.


(4) Mengalihkan kembiforrit framleiðsla (DO).Titik Keluaran Dapat Diperiksa Dengan Fungsi Paksa Yang Disediakan Oleh Sistem Plc. Dengan Memaksa, Periksa Perubahan Dioda Pemancar Cahaya Dari Alamat Saluran Yang Sesuai Dari Modul Output Switching, Dan Pada Saat Yang Sama, Perisa Perubahan Hidup Dan Mati Saluran.


2.. Tindakan Pencegahan Untuk kembiforrit


(1) Untuk Rangkaian inntak Dan Output Switching, perhatikan prinsip konsistensi untuk mempertahankan stöðu, biasanya menggunakan prinsip logika positif, yaitu ketika inntak dan output diisi, staða "á", nilai datanya adalah "1"; Sebaliknya, ketika inntak dan framleiðsla dihilangkan energi, staða "Off" adalah "1"; di sisi lain, ketika inntak dan output dihilangkan energi, staða "Off" adalah "1"; di sisi lain, ketika inntak dan output dihilangkan energi, staða "Off" adalah "1". Staða „slökkt“, Nilai Data Adalah "0". Dengan Cara Ini, Mudah Dipahami Dan Dipelihara.


(2) MODUL inntak Dan Output Switching Dengan Beban Besar Harus Diisolasi Dari Lapangan Melalui gengi,Yaitu, Kontak Lapangan Tidak Boleh Langsung Terhubung Ke mát inntak Dan Output Sejauh Mungkin.


(3) Penggunaan Plc Menyediakan Fungsi Wajib, Memperhatikan Penyelesaian Tes, Harus Dikembalikan Ke Keadaan; Pada Saat Yang Sama, Tidak Boleh Terlalu Banyak Titik Operasi Wajib, Agar Tidak Merusak mát.


3. Mengontrol kembiforrit sveppur logika


Kembiforrit Fungsi Logika Kontrol, Perlu Diselesaikan Bersama Dengan Desain, Perwakilan Proses, Dan Personel Manajemen Proyek. Fungsi Pengujian Prosesor Harus Digunakan Untuk Mengatur Kondisi inntak Dan Memerikas Apakah Perubahan Status Sudah Benar Sesuai Dengan Logika Prosesor Untuk Mengonfirmasi Fungsi Logika Kontrol Sistem. Untuk Semua Sirkuit Yang Saling Terkait, Simulasikan Kondisi Proses Yang Saling Terkait, Periksa Dengan Cermat Kebenaran Tindakan Yang Saling Terkait, Dan Buat Cataatan Dan Konfirmasi Penandatanganan Balik.

 

 

info-1-1

 

Inspekssi Adalah Proses Penerimaan Perangkat Lunak Program Kontrol Yang Dirancang, Yang Merupakan Tugas Yang Paling Rumit, Menuntut Secara Teknis, Dan Sulit Dalam Proses gangandi. Terutama Dalam Penerapan Teknologi Yang Dipatenkan, Perangkat Lunak Khusus, Dll., Lebih Penting Untuk Memerisa Dengan Cerat Kebenaran Kontrolnya, Harus Ada framlegð Dan Keamanan, KeanDalal, Dan Operabita Normalasi Proses, Dan Keaman, Keandalan, Dan Operabita Norm Sistem.


4.. Pengujian kinerja prosesor


Pengujian Kinerja Prosesor Harus Dilakukan Sesuai Dangan Persyaratan Spesifikasi Sistem Untuk Memastikan Bahwa Sistem Memiliki Fungsi Yang Dijelaskan Dalam Spesifikasi Dan Stabil, Cadatan Baterai, Termasuk Komunikasi Sistem, Cadatan MODUL KHUSUS LAINNYA UNTUK DIPERIKSA. UJI REDUNDANSI Harus Dilakukan Pada Sistem Dengan Konfigurasi Yang Berlebihan. INI ADALAH PEMERIKSAAN MENYELURUH TERHADAP BAGIAN-BAGIAN DARI DESAIN REDUNDAN, TERMASUK REDUNDANSI DAYA, REDUNDANSI PROSESOR, REDUNDANSI I 0, Dan redundansi Komunikasi.


(1) REDUNDANSI DAYA. Putuskan salah satu catu daya, sistem harus dapat melanjutkan óperasi normal, sistem tidak terganggu; terputus dari catu daya dapat dikembalikan ke normal Setelah catu daya


(2) REDUNDANSI PROSSOR.Putuskan catu daya prosesor utama atau alihkan sakelar óperasi prosesor utama, prosesor siaga panas harus dapat menjadi prosesor utama secara otomatis, dan sistem harus dapat berjalan venjulegur tanpa gangguan output; prosesor yang telah terputus harus dapat kembali normal dan dalam mode siaga setelah dinyalakan.


(3) REDUNDANSI I 0.Pilih inntak dan framleiðsla yang saling redundan dungan alamat yang sesuai, terapkan sinyal inntak yang sama ke modul inntak, dan sambungkan modul output ke instrumen indikasi stöðu. Nyalakan/Matikan (Atau Hot-Swap, Jika Diizinkan) Modul Input Dan Output Yang Berlebihan Secara Terpisah, Dan Periksa Apakah StatusNya Dapat Dipertahankan.


(4) REDUNDANSI Komunikasi.Dengan memutus catu daya Salah satu modul komunikasi atau memutus jaringan, perikas apakah sistem dapat berkomunikasi dan beroperasi secara normal; Setelah Disetel Ulang, Status Modul Yang Sesuai Akan Secara Otomatis Kembali Normal.
UJI REDUNDANSI, SESUAI DENGAN PERSYARATAN DESAIN, SEMUA MODUL DENGAN DESAIN REDUNDANSI DIPERIKSA UNTUK REDUNDANSI. Selain ITU, Pemerisaan Fungsi Sistem, Termasuk Swa-Uji Sistem, Pencarian File, Kompilasi File Dan Down Load, InformaSi Pemeliharaan, Pencadangan, Dan Fungsi Lainnya. Untuk sistem plc yang lebih kompleks, pemeriksaan sveppas sistem juga mencakup konfigurasi skýringarmynd logika, Konfigurasi lykkja, dan fungsi i 0 khusus.

Hringdu í okkur

whatsapp

Sími

Tölvupóstur

inquiry